Wagub Bengkulu Diwakili Buka Workshop Peningkatan Mutu Sekolah, Diikuti Kepala SMA, SMK dan SLB se-Provinsi

BENGKULU — Workshop Peningkatan Mutu Sekolah melalui Revitalisasi dan Pengelolaan Ruangan Sekolah yang Sehat resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Bengkulu yang dalam kesempatan tersebut diwakili. Kegiatan berlangsung di Aula Merah Putih, Kamis, 17 September 2026, dan diikuti seluruh kepala sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Bengkulu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bengkulu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu beserta jajaran, serta para kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB dari seluruh wilayah Provinsi Bengkulu.

Workshop digelar sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan melalui perencanaan dan pengelolaan program sekolah yang lebih terarah, terukur, serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan.

Dalam materi workshop, para kepala sekolah diarahkan untuk menetapkan 3–5 prioritas peningkatan mutu sekolah berdasarkan Rapor Pendidikan. Prioritas tersebut kemudian dituangkan ke dalam program yang memiliki indikator, target, jadwal pelaksanaan, serta dukungan anggaran yang jelas.

Selain itu, sekolah didorong untuk memperkuat komunitas belajar bagi guru dan kepala sekolah sebagai wadah berbagi praktik baik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.

Untuk jenjang SMA, peningkatan mutu antara lain diarahkan melalui klinik literasi dan numerasi, project based learning, pembelajaran digital, serta bimbingan studi lanjut dan karier bagi peserta didik.

Sementara itu, bagi SMK, program peningkatan mutu diarahkan pada perluasan kemitraan dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), pembelajaran digital, praktik dan magang, teaching factory, tracer study, serta peningkatan penempatan lulusan.

Adapun untuk SLB, peningkatan mutu menekankan pada penyediaan layanan pendidikan yang adaptif, peningkatan aksesibilitas, dukungan bagi guru, serta keterlibatan keluarga dalam proses pendidikan.

Dalam workshop tersebut, kepala sekolah juga diarahkan melakukan monitoring secara berkala untuk melihat perubahan dalam proses pembelajaran maupun perkembangan peserta didik. Setelah enam bulan pelaksanaan, hasil program akan dilaporkan dan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah peningkatan mutu berikutnya.

Melalui workshop ini, diharapkan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB se-Provinsi Bengkulu mampu menyusun serta menjalankan program peningkatan mutu sekolah secara terukur dan berkelanjutan, sesuai kebutuhan peserta didik serta kondisi masing-masing satuan pendidikan.

(Hen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *