BENGKULU TENGAH — Ketua Umum Organisasi Kemasyarakatan Majelis Pimpinan Nasional Organisasi Maju Bersama Bangsa (OMBB MPN), M. Diamin, melaksanakan kunjungan kerja (kunker) sekaligus Konferensi Kerja (Konker) ke SMP Negeri 9 Kabupaten Bengkulu Tengah, Provinsi Bengkulu.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala SMPN 9 Bengkulu Tengah, Pa’i, S.Ag., M.Pd.I. Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pihak sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif.
Dalam kesempatan itu, Pa’i menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ketua Umum OMBB MPN yang dinilai sebagai bentuk perhatian dan kontrol sosial masyarakat terhadap dunia pendidikan.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan Ketua Umum OMBB. Kehadiran ormas di sini menjadi wujud nyata kontrol sosial yang positif bagi kemajuan SMPN 9 Bengkulu Tengah,” ujar Pa’i.
Sementara itu, M. Diamin menekankan pentingnya penerapan aturan dan tata tertib sekolah secara konsisten. Menurutnya, seluruh regulasi dan program pembinaan peserta didik harus diterapkan secara tepat dan adil tanpa adanya perlakuan berbeda terhadap siswa.
Ia juga berharap sinergi antara ormas, sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus diperkuat untuk mendukung terciptanya proses belajar mengajar yang aman dan nyaman.
“Penegakan tata tertib harus dilakukan secara konsisten, tetapi tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Tujuannya bukan sekadar memberikan sanksi, melainkan membentuk karakter dan kedisiplinan peserta didik,” ujar M. Diamin.
Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kontrol sosial di lingkungan pendidikan sekaligus mendorong keterbukaan serta kepedulian masyarakat terhadap perkembangan dunia pendidikan.
Sinergi antara masyarakat dan institusi pendidikan tersebut sejalan dengan semangat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menempatkan pendidikan sebagai tanggung jawab bersama pemerintah, orang tua, dan masyarakat.
Melalui kolaborasi yang baik, diharapkan berbagai potensi gangguan terhadap ketertiban dan kenyamanan lingkungan sekolah dapat dicegah sejak dini sehingga proses pendidikan dapat berjalan secara optimal.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah perwakilan media massa, di antaranya Eva Susanti yang mewakili Metro News TV dan Endang Susanti dari Jendela Rakyat. Kehadiran awak media turut mendukung keterbukaan informasi publik serta publikasi mengenai perkembangan dan kemajuan dunia pendidikan di Kabupaten Bengkulu Tengah.
(Mey)





