KETUA APPI DAN ORATOR METRI SERUKAN PERDAMAIAN, BERHARAP PELAPOR BUKA PINTU MAAF UNTUK NARDI

Bengkulu Tengah, arusKritis.com – Aksi solidaritas damai digelar di depan Mapolres Bengkulu Tengah, Selasa (22/09/2026), sebagai bentuk dukungan terhadap saudara Nardi yang tengah menjalani proses hukum.

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Pers Indonesia (APPI) bersama orator Metri, serta puluhan wartawan, LSM dan insan pers lainnya.

Dalam orasinya di hadapan Wakapolres dan jajaran penyidik, Ketua Umum APPI menegaskan bahwa aksi ini bukan bentuk intervensi terhadap penegakan hukum, melainkan permohonan atas dasar kemanusiaan.

“Polres Kabupaten Benteng itu mengapresiasi dan menghargai penuh perjuangan dan rasa solidaritas kawan-kawan. Bersama saya, kita akan berusaha melakukan pendekatan persuasif agar masalah ini bisa selesai dengan baik,” ujar Ketua Umum APPI.

Ia juga mengakui bahwa apa yang dilakukan Nardi adalah sebuah kekeliruan. Namun mengingat latar belakang Nardi sebagai wartawan yang minim pendidikan pers formal, ia berharap ada kebesaran hati dari semua pihak.

“Kita sepakat bahwa yang dilakukan adalah pelanggaran. Tapi dengan rasa kemanusiaan kita juga bersepakat untuk mengawal bagaimana proses ini berjalan baik. Kita tidak membenarkan, tapi kita bermohon agar persoalan ini bisa diselesaikan dengan penuh kekeluargaan,” tegasnya.

Senada, orator Metri menyampaikan harapan agar pelapor berkenan membuka pintu maaf.

“Kami berharap kepada pihak pelapor, kalau berkenan, dapat membuka pintu maaf untuk saudara Nardi. Kami tidak datang untuk menyalahkan siapa pun. Kami hanya berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara damai dan kekeluargaan,” ujar Metri.

Lebih lanjut, Ketua Umum APPI juga mengimbau kepada rekan-rekan media yang sebelumnya telah menaikkan berita dengan judul provokatif untuk men-take down pemberitaan tersebut, karena dinilai dapat memicu emosional dan menjadi blunder bagi upaya perdamaian.

“Kepada rekan-rekan media, jangan sepihak. Kalau mau ini berakhir baik, apa yang kemarin menjadi berita yang tidak tepat mohon di-take down,” pintanya.

Ia menegaskan komitmen APPI untuk membangun hubungan harmonis antara pers dan kepolisian.

“Polisi itu sahabat wartawan, wartawan adalah sahabat polisi. Kita berpikir jauh ke depan, polisi sama wartawan bergandeng tangan menyambut Indonesia Emas 2045. Saya yakin dengan jajaran Polres Bengkulu Tengah, apa yang menjadi harapan kita dapat terkabulkan,” tutupnya.

Massa aksi berharap, apabila perdamaian telah tercapai dan seluruh persyaratan hukum terpenuhi, perkara tersebut dapat dipertimbangkan untuk diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ) sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga Nardi dapat memperoleh penyelesaian terbaik dan segera bebas melalui mekanisme yang sah.

Aksi solidaritas tersebut berlangsung tertib, damai, dan tetap menghormati proses hukum yang berjalan di Mapolres Bengkulu Tengah

(H.S)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *